Sok bijak: Kunci Sukses di Perkuliahan
Sok bijak: Kunci Sukses di Perkuliahan

Sok bijak: Kunci Sukses di Perkuliahan

- +
Siang itu saat aku sedang melepas sepatu untuk kemudian salat zuhur di Masjid Kampus, tiba-tiba datang seorang yang belum aku kenal duduk di dekatku dan memasang sepatunya. Mungkin dia habis salat zuhur, sedang aku agak telat karena baru datang dari perjalanan survey lokasi PMM.
“Ada kuliah lagi ta, Mas, setelah ini?” tanya dia sok akrab.
“Gak ada,” jawabku singkat. Tak lupa kulempar senyum ala kadarnya.
“Kamu? Masih ada kuliah?” kubalik tanya.
“Iya, Mas. Masih ada kuliah,” jawabnya dengan mamaras wajah lesu.
“Semester berapa?” tanyaku basa-basi.
“Masih maba, Mas,” jawabnya mulai melempar senyum, “Sampean?”
“Saya…” agak ragu, “Semester 7.”
“O, sudah hampir wisuda, Mas?”
“In Syaa Allah,” jawabku berharap.
“Mas, kalau kuliah itu kuncinya gimana sih?”
“Emm…” seraya ku berpikir keras, “Kuncinya jujur, yang penting kamu jujur, ngerjain tugas sendiri, tidak titip presensi, dan sebeagainya, intinya jujur,” jawabku sok bijak.
“O, gitu ya, Mas. Makasih, Mas, aku kuliah dulu,” jawabnya beranjak pergi.
“Ok,” singkatku sambil menganguk-angguk.
Saudara-saudaraku, tidak ada agama di dunia ini yang memperbolehkan kebohongan. Di daerah mana pun kebohongan merupakan hal yang dianggap buruk dan sikap tidak terpuji. Jadi, marilah kita bersama-sama melatih diri untuk senantiasa jujur.
Diperbarui
Tambahkan Komentar
Sok bijak: Kunci Sukses di Perkuliahan

Sok bijak: Kunci Sukses di Perkuliahan