Manusia Babi Hutan
Manusia Babi Hutan

Manusia Babi Hutan

- +
Manusia babi hutan (ilustrasi)

Jangan terlalu fokus ke depan, nanti lehermu kaku seperti babi hutan. Sesekali tengoklah ke kiri dan ke kanan, luangkan untuk tersenyum dan mulai obrolan ringan. Apalagi canda tawa berhasil kau ciptakan, nanti penatmu akan hilang. Yang terpenting, saat nanti kau butuh bantuan, mereka pasti akan datang.Tak perlu kau ragukan.

JanganJangan juga kau lupakan, lihat pula ke belakangan. Ada orang-orang hebat yang mendorongmu. Ada orang-orang hebat yang selalu men-supportmu dengan ikhlas tanpa meminta imbalan, bahkan tanpa ingin ketahuan. Tataplah mereka, terima kasih jangan lupa kau ucapkan, salam hormat dan doa selalu-lah kau panjatkan.

Jangan sombong, kau ada di depan karena ada mereka yang di belakang. Jangan angkuh, sebab orang-orang di sampingmu-lah yang membuatmu teguh, dan tak mudah rapuh. Jangan suka mengeluh, tetaplah berjuang dan jangan putus asa sampai pakaianmu lusuh, sekalipun.

Melangkahlah dengan yakin, ada orang-orang hebat menemanimu, ada orang-orang hebat yang mendorongmu. Jangan sakiti mereka, jangan mencemooh, jangan mencaci maki. Sebab kita manusia punya perasaan, dan hukum perasaan harus kau taati, jika dirimu masih punya hati nurani.

Follow @halo.samsul

Diperbarui
Tambahkan Komentar
Manusia Babi Hutan

Manusia Babi Hutan